Jangan Sampai Gagal Membuat Rencana, Kalo Gagal Artinya Merencanakan Kegagalan Itu Sendiri
Follow my IG : sugitagirsang
Pernahkah Saudara mendengar ungkapan ini sebelumnya? Atau apa pandangan
Saudara atas ungkapan ini? Membuat suatu rencana adalah salah satu jalan untuk
terhindar dari yang namanya gagal. Setiap orang memimpikan keberhasilan atas
apa yang ia lakukan, apapun profesi Saudara, Saudara pasti sangat menginginkan
kesuksesan atau kelancaran di bidang yang Saudara geluti dan berharap untuk
terjauh dari kegagalan.
Sukses gagal atau gagal sukses, sangat dipengaruhi atas
keberhasilan dalam membuat suatu rencana. Pertanyaannya, rencana yang
bagaimana? Namanya juga rencana, tentu Saudara telah memikirkannya dengan
tenang, tidak tergesa-gesa, yang diharapkan dapat untuk dicapai. Ketika kita
membuat suatu rencana, mestinya memiliki keyakinan yang kuat supaya kita mampu
berkomitmen untuk melaksanakan rencana tersebut, dan rasakan kedasyatan atas
rencana yang dilakukan dengan komitmen keyakinan yang luar biasa. “Apapun bisa
dilakukan kalo kita berjuang keras”
Namun terkadang ketika kita dihadapkan dengan pertanyaan? Apa rencanamu
kali ini Sobat? Supaya gak gagal lagi? “ditanya ketika baru mengalami kegagalan”
terkadang kita menjawab belum ada rencana atau bahkan gak ada rencana. Artinya disini
kita sudah merencanakan kegagalan itu kembali, dengan ketidakmampuan mengatasi
persoalan dengan gagalnya membuat rencana. Nah disinilah ungkapan itu “Jangan
sampai gagal membuat rencana, kalo gagal artinya merencanakan kegagalan itu
sendiri”.
Saya percaya setiap
orang dianugerahi akal budi serta sumber tenaga untuk merealisasikan idaman yang
diharapkan. Keputusan membuat suatu rencana hidup bahagia atau sengsara, kaya
atau miskin, bahkan berumur panjang atau pendek. Khusus untuk kata terakhir
mungkin Saudara mengatakan umur seseorang tidak tahu kapan batasnya, iyaa saya
setuju tapi jalan menuju umur panjang adalah pola hidup sehat dengan makan
teratur dan higenis, rajin berolahraga dan menghindari narkoba, tidak merokok
dan lain sebagainya.
Terkadang saya berpikir
banyak orang yang tidak sesuai dengan rencana atau harapannya, kenapa saya
berani mengatakan ini, coba kita lihat sekitar kita, banyak orang yang ingin
hidup sehat, “ah yang penting kita sehat-sehat aja lae, katanya” trus habis itu
nanya “lae bagi dulu rokokmu sebatang” Apakah kalimat pertama tadi singkron
dengan kalimat kedua? Mengingikan kesehatan tubuh atau jasmani tapi
melaksanakan hal yang merusak tubuh. Hal ini adalah menjadi kebiasaan buruk
yang banyak orang lakukan. Merencanakan kesehatan tubuh adalah langkah menjauh
dari namanya sakit. Tapi apabila rencana hanya sebatas rencana dan dilanggar
syarat menuju yang diharapkan artinya tetap berada dalam kegagalan itu sendiri.
Apalagi gagal untuk merencanakan hidup sehat, artinya tak pernah memikirkan
untuk hidup sehat pastinya kesehatanpun menjauh dari tubuh kita.
Jadi bukan hanya gagal membuat
suatu rencana merencanakan kegagalan, tetapi juga apabila tidak sinkron dengan
langkah-langkah atau yang syarat yang mesti dipenuhi dalam rencana tersebut
tetap juga merencanakan suatu kegagalan. Nah, untuk menjauh dari kegagalan maka
mari kita susun rencana terbaik kita dan kita laksanakan serta komitmen yang
pantang menyerah dibarengi oleh doa kita, doa orangtua kita maka harapannya
semoga kita berhasil.
Terima Kasih....
Wahh.. Keren 😊😊😇
ReplyDeletemakasih :)
Delete