Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cerita Pengalaman Mengikuti Leadership Camp GenBI SUMUT 2018

 Follow my IG : sugitagirsang


Dua hari satu malam, GenBI (Generasi Baru Indonesia) SUMUT mengikuti Leadership Camp 2018. GenBI SUMUT yang terdiri dari tiga universitas ada USU, UNIMED, dan UINSU mengembangkan diri khususnya dalam hal kepemimpinan. Teori kepemimpinan itu dikembangkan oleh penulis buku kenamaan Steven Covey. Saya merasa metode pembelajarannya 4B, Belajar, Bermain, Bergembira dan Berkembang.


Tahun itu leadership Camp memilih Dusun Kreatif Indonesia di Mariendal, Sumatera Utara, sebagai lokasi pelaksaan acara. Dari tanggal 29 hingga 30 september 2018 GenBI SUMUT digembleng dengan materi kepemimpinan plus jadi pengusaha muda hebat. Yang kami dapat dari pembina nasional GenBI bang Abdul, pembina GenBI SUMUT yaitu kak Winda, ada juga ibu Ellysa Rianti serta dua Coach Motivator Enterpreneurship Hebat yaitu Coach Marioto dan Coach Yudi.  Selain belajar dan berdinamika bersama, kami GenBI SUMUT juga merasakan tinggal bersama sama, menikmati malam dengan terangnya sinar rembulan dengan mengelilingi hangatnya api unggun serta ditemani merdunya alunan musik. Malam yg mengesankan dengan tidur ditenda-tenda membuat persaudaraan menjadi lebih erat.



Minggu 30 September 2018 adalah hari yg sangat memberi pelajaran hidup mulai dari kegiatan senam pagi, bermain dalam TIM bagaimana si bisu memberi arahan pada si tuli dan si tuli memberi arahan pada si buta untuk melakukan sesuatu itu hal yang cukup sulit dan suatu hal yg memberi pelajaran kehidupan, bisa melihat bagaimana emosi dari pada teman-teman GenBI SUMUT, ada juga bermain yg butuh untuk berfikir fokus yg memberi pelajaran bahwa terkadang kita gampang memberi solusi pada masalah orang lain tapi masalah sendiri terkadang tidak bisa diselesaikan atau juga meminta solusi sama orang lain padahal terlihat sebagai sosok yg menjadi teladan, dan juga memasak makanan yg dijadikan sebagai suatu produk yg akan dipasarkan. Hal yg enak di acara memasak yaitu bukan proses memasaknya tapi bagaimana kita mempresentasikannya untuk dipasarkan supaya diminati oleh masyarakat kata pembicaranya tapi bagi saya yang paling enak pas makannya🤣🤣. 

Peserta Leadership Camp 2018 juga diajak Visi pribadi dalam hidup oleh Coach Marioto dan Yudi, dan ada kata bijak yg baru saya dengar dari pak Andi yg sebelumnya ngaku-ngaku jadi Om  Eko, bahwa munusia punya kesamaan dengan tumbuhan ataupun pohon pisang, pisang hanya sekali berbuah, setelah berbuah dan mau panen mau dikasih apapun pupuknya tidak ada lagi gunanya ia akan mati tapi ia akan melahirkan tunas baru yg siap untuk memberi buah terbaik, begitu juga manusia sekali hidup, waktu muda berkarya dan setelah tua badan semakin lemah, nutrisi apapun dikasih pasti tidak sekuat waktu muda dan akhirnya mati dan yg diingat ialah karyanya ataupun perbuatannya dan ia harus melahirkan generasi baru yg mampu untuk menjadi pemimpin ( pemuda pemudi indonesia ). Saya terus terang mengatakan Leadership Camp adalah acara yg bagus dan sangat membantu dalam proses pembelajaran kehidupan di jaman millenial, dan berharap untuk tahun selanjutnya untuk tetap dilaksanakan Leadership Camp bagi GenBI yg baru.

Seru banget! Ngajarin banyak hal dan membuat semuanya dekat satu sama lain, belajar untuk saling menjaga dan lebih peduli pada sesama. Plus serunya karna waktu itu dapat hadiah sih….,  tapi intinya masing masing individu yg terlibat didalamnya mendapatkan kesan dan pengalaman tersendiri karenanya Evaluasi, Saran dan Pesan dari peserta dan juga panitia tentu bisa membuat acara Leadership Camp ini semakin baik kedepannya.

Saya mengucapkan terimakasih pada GenBI, Bank Indonesia dan para Petinggi dari Bank Indonesia🙏🙏🙏



Post a Comment for "Cerita Pengalaman Mengikuti Leadership Camp GenBI SUMUT 2018"