Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Suka Duka

 

facebook.com

Terkadang saya bertanya-tanya, apa pola perilaku kebanyakan orang dalam menepis duka dan menggapai suka? Bagaimana pola perilaku itu membentuk hidup saya, Anda atau kita semua hingga sekarang? Apakah Anda menonton TV? Merokok? Tidur?  Atau kira-kira apa saja langkah positif yang mampu mengubah dukacita menjadi suka cita?

Saya sering mengamati teman-teman saya, saya melihat rasa takut kehilangan sesuatu lebih besar dari pada kemauan menggapai sesuatu, bahkan terkadang saya juga seperti itu. Umumnya setiap orang lebih berusaha mempertahankan sesuatu yang telah dimiliki dibanding dengan berspekulasi atau bereksperimen meraih keinginan yang lebih baik.

Manakah yang lebih Anda pilih atau sukai; mencegah orang mencuri penghasilan Anda senilai 5 Milyar yang telah dikumpulkan setelah 5 tahun, atau mencari peluang mendapatkan 5 Milyar selama 5 tahun mendatang?

Perpaduan emosi merupakan penopang pola pikir kita. Nah, apa suka duka yang pernah dialami dan paling berkesan? Kira-kira apa dampaknya terhadap kehidupan Anda sampai sekarang? Pernahkah Anda merasa apapun yang dilakukan selalu menyedihkan? Misalnya nih, saya melihat adakalanya seseorang merasa bahwa mempertahankan hubungan kekasih (pacaran) akan menyedihkan. Namun, bila ia memutuskan hubungan, akan merasakan kesepian bahkan lebih sengsara. Artinya sebenarnya hubungan yang dijalani itu tidak lagi didasarkan oleh rasa dari hati yang paling dalam, bahkan sebenarnya hubungan itu tidak menjadi kesukaannya. Akibatnya Anda bengongšŸ™…. terplongo🤣… dan merasa sangat sengsara!

Daripada merasa terjebak dalam suatu situasi, mari dayagunakan rasa sedih sebagai pendukung paling kuat. Maksudnya seperti apa? Ketahuilah apa yang telah Anda alami dimasa lalu dan sekarang tentunya sebagian memberikan gairah semangat, gairah bekerja atau lebih bersyukur dalam menjalani kehidupan ini. Ibarat kata, daripada menunggu emosi yang tak terelakkan, mengapa tidak membangkitkan motivasi hidup yang lebih baik, saya berharap kita mulai sekarang juga!

Salam Subuh…

Salam Sehat….

 

Post a Comment for "Suka Duka"