Sukses itu Hak Setiap Orang
Nah..ketika kita melihat kebelakang, masa lalu yang telah kita lalui dan ternyata kita sadar bahwa masa lalu kita kurang baik, sekolah yang kita jalani juga hanya sekolah biasa saja/gak terlalu istimewa dibanding sekolah yang lain, hidup sehari-hari bersama orang tua yang terkadang serba kekurangan walaupun sudah berhemat bahkan kita sampai mau meneteskan air mata bila mengingat masa lalu yang telah kita jalani. Memang saya akui, hal itu sangat terasa sulit bahkan sangat sulit, namun kita mesti tetap punya keyakinan kalau hidup kita kedepan bisa lebih baik dan lebih sejahtera bahkan lebih bahagia. Mungkin kalo saya mengatakan, tidak harus menjadi orang yang sukses kaya raya seperti Bill Gates, Warrent Buffet, Jeff Bezos, Mark Zuckerberg si Pencipta Facebook atau seperti orang terkaya di dunia saat ini, Elon Musk, minimal ketika kita punya tanggung jawab kita bertanggungjawab dengan tanggung jawab kita, misalnya ketika kita telah berkeluarga dan telah menjadi orang tua bagi anak-anak kita, kita bisa memberikan kasih sayang lebih baik, pendidikan yang lebih baik, karena kita telah punya pendidikan yang telah kita dapatkan dari orang tua kita.
Ketika kita berada di dunia kerja, baik sebagai staf biasa, kita mesti tetap bekerja dengan sepenuh hati agar bisa mengerjakan pekerjaan kita lebih maksimal intinya bekerjalah sekuat dan sebaik mungkin. Kita tetap berusaha menjaga integritas kita dengan sikap jujur, kerja keras, tidak terlalu perhitungan dan tetap kita berusaha untuk mempelajari setiap langkah atau proses pekerjaan yang kita lakukan dengan sebaik mungkin. Saya percaya, suatu saat nanti jika kita melakukannya dengan sebaik mungkin, dengan tulus hati, kita pasti akan mendapatkan yang terbaik dan kebahagiaan akan menghampiri kita, baik itu melalui rezeki uang, kesehatan, keluarga yang benar-benar mencintai kita, bahkan bila di dunia kerja kita bisa saja dilihat oleh orang-orang yang benar-benar menghargai orang berdasarkan keahlian, keuletan, kekonsistenan, kedisiplinan kita untuk mendapat tawaran kerja yang lebih baik, saya yakin akan hal itu dan saya berharap teman-teman juga bisa meyakini hal itu.
Saya ingat ketika saya menjalani sekolah di SMA, saya tidak pernah berpikir kalau saya akan kerja dikantoran, mungkin saya akan mengikuti jejak ayah saya menjadi petani, dan pada saat itu juga ekonomi keluarga tidak bagus" amat, yang saya pikirkan hanya bisa kerja dan menghasilkan uang agar bisa mencukupi kebutuhan dengan lebih baik. Mungkin sekilas apabila saya ingat, saya pernah bermimpi menjadi seorang Lawyer atau Pengacara yang terkenal dan hebat, saya terhipnotis dengan film-film hukum, bagaimana hidupnya seorang pengacara, seperti di Film A Time To Kill, A Few Good Man, The Judge, The Rainmaker dan masih banyak film hukum yang bisa menghipnotis saya dan itu terkadang saya putar berulang-ulang jika saya lagi bosan. Namun, setelah saya menjalani beberapa saat di dunia praktisi hukum, terkadang saya berpikir, ternyata sulit juga yaa, menempuh jalan yang satu ini, butuh kerja keras yang lebih, butuh modal yang lebih juga, butuh kenalan yang banyak yaa, saya berpikir begitu. Lalu saya mencoba menelusuri beberapa riwayat pengacara hebat dan terkenal di Indonesia, seperti Adnan Buyung Nasution, Otto Hasibuan, Hotman Paris, Todung Mulya Lubis, Yusril Izha Mahendra, OC Kaligis, Luhut Pangaribuan bahkan ada juga yang semarga dengan saya, Juniver Girsang, tentunya itu sedikit memberi motivasi bahwa saya kelak bisa menjadi seperti dia atau mereka-mereka yang saya sebutkan.
Ternyata setelah saya telusuri, beberapa dari mereka telah berbeda situasi dan kondisi hidupnya dimulai masa kecil, mereka rata" orang yang sangat cerdas, kondisi ekonomi yang baik, relasi yang kuat. Saya ga pinter" amat saya pikir, bukan mahasiswa yang berprestasi dan lebihnya lagi klo mereka semua yang hebat dan terkenal rata" sekolah sampai gelar doktor (S3), dan ibu saya yang lebih mendukung saya kerja ditempat lain dibanding terus menjalani dunia itu, dan saya pikir mungkin jalan saya sesuai dengan doa ibu saya. Saya meninggalkan dunia praktisi hukum, dan itu juga karena keadaan yang memaksa saya. Setelah saya meninggalkannya dan kerja di tempat baru, awalnya saya sangat sulit untuk terima dan sulit untuk percaya akan kerja atau hari-hari yang saya lalui, namun berkat dukungan dan motivasi dari orangtua, saya tetap tekun menjalaninya dan bisa bersyukur untuk nikmat kerja yangs saya dapat. Ternyata saya sadar dan bisa lebih berpikir jernih, mungkin inilah hidup saya saat ini, mungkin inilah doa ibu saya yang terkabul, doa orang-orang yang kucintai dan sangat mencintaiku. Setidaknya masih mendapat ilmu kehidupan, pengalaman baru dan dipertemukan dengan orang-orang yang bisa membuat saya tertawa. Intinya saya sadar setidaknya hidup yang sekarang ini lebih baik dibanding masa lalu, dan mungkin ga perlu untuk disesali, bahkan saya berpikir bisa saja dua puluh tahun kedepan bisa lebih baik dari sekarang apabila bisa lebih konsisten dengan segala hal yang berbau positif.
Kita bisa mengusakan hari ini atau saat ini untuk mengubah takdir kita dimasa depan yang lebih cerah dan lebih bahagia. Mungkin ada benarnya juga yang dikatakan orang terkenal itu, katanya seperti ini "Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah Anda, tapi jika Anda mati miskin, itu adalah salah Anda"
Saya pikir itu saja yang bisa saya sampaikan, Semoga Sukses dan sehat selalu teman" terbaikkk....
Post a Comment for "Sukses itu Hak Setiap Orang"
Berikan komentar Anda dan bagikan ke teman" Anda!