Menulis
Menulis terkadang menjadi bagian yang sangat sulit bagi mereka yang lebih suka bicara. Sebaliknya, berbicara di depan publik menjadi bagian yang sangat sulit bagi mereka yang lebih suka menulis.
Menulis dan berbicara di depan publik adalah kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh setiap mahasiswa, kenapa saya katakan mahasiswa karena mahasiswa inilah nanti yang akan menjadi penerus di setiap bidang pekerjaan, baik itu di kementerian/lembaga, pemerintahan pusat atau daerah, di mahkamah agung, kejaksaan, badan pemeriksa keuangan dan masih banyak lagi. Menulis dan berbicara yang saya maksud disini adalah bagaimana seorang mahasiswa itu mampu menuliskan dan menyampaikan gagasan atau pikiran-pikiran/ide-ide yang positif dalam dunia pendidikan dan kehidupan.
Kemampuan menulis dan berbicara nantinya diharapkan sebagai penentu kemajuan di setiap dunia pekerjaan sehingga membuat segala bidang kehidupan menjadi lebih baik. Bagi seorang blogger mungkin sudah terbiasa menuliskan apa yang menjadi gagasan maupun ide cemerlang positif, namun bagi orang yang belum biasa maka akan terasa sulit, karena dalam menulis harus memiliki gagasan yang luas, artinya mesti didukung dengan seringnya membaca, baik itu membaca buku, koran, majalah atau menonton berita.
Kita harus tanamkan dalam benak kita, bahwa menulis dapat membantu menstrukturkan apa yang ada di benak kita, gagasan-gagasan yang dapat dibagikan dengan orang lain. Kemampuan menulis bisa dilatih dengan seringnya menulis gagasan-gagasan yang ada dalam benak kita.
Dalam menulis dibutuhkan niat, artinya bukan karena keadaan terpaksa, namun karena dari dalam diri kita mau melatih kemampuan kita untuk mengutarakan ide dalam bentuk tulisan. Bagi sebagian orang yang sangat jarang menulis, menulis itu adalah suatu hal yang menyiksa karena penuh dengan rasa keterpaksaan. Misalnya sekedar meulis karena diperintahkan atasan, dijamin menulis itu akan menjadi momok yang menakutkan.
Jika sudah ada niat untuk menulis, tulislah hal-hal yang disukai. Saya banyak melihat orang di media sosial terkadang membuat tulisan atau kata-kata yang sangat luar biasa, memberi kata motivasi, kata bijak tentang cinta, kata bijak tentang kehidupan, namun ia tidak memiliki web untuk mengumpulkan atau mempublikasikan tulisannya. Saya pikir hal itu sangat disayangkan, karena bila ia membuat webnya sendiri maka tulisan atau kata-kata yang ia buat akan dapat dilihat oleh banyak orang dan bisa dikumpulkan dalam satu web.
Menulislah dengan sungguh-sungguh, tulis kalimat pendek saja, berlatihkan menulis dengan baik dan kalimat-kalimat yang sopan dan kalo bisa penuhi kaidah menulis bahasa indonesia yang benar. Dulu kita sudah belajar di bangku sekolah, bagaimana menulis dengan memenuhi kaidah bahasa indonesia yang baik dan benar, yaitu ada subjek (S), predikat (P), objek (O) dan keterangannya (K) = SPOK.
Kita jangan malu untuk menunjukkan atau membagikan tulisan kita kepada teman-teman kita, mintalah ia untuk membacanya dan minta kritik dan saran akan tulisan kita, karena kritik yang membangun dari teman-teman kita akan memberikan kita koreksi sekaligus motivasi pembaharuan dalam menulis lagi. Tanyakan apakah tulisan kita mudah dipahami ketika membacanya atau sangat sulit. Kita harus bangga dengan tulisan kita, saya pernah membaca sebuah kalimat katanya begini, "pekerjaan kita adalah kehormatan kita".
Apakah kita tidak boleh melakukan kesalahan dalam menulis? Salah itu soal biasa dan semua orang mungkin pernah melakukan kesalahan. Memang dalam menulis itu kita kadang typo dan itu membuat kita menjadi sedih, namun percayalah kesalahan dalam menulis dapat diminimalkan. Jadi buat teman-teman semua, mari kita mulai menulis, mulai dari tulisan pendek, sederhana atau tulisan apapun yang bisa menjadi kesenangan dari teman-teman. Kita tidak tau talenta kita tentang menulis bila kita tidak pernah mencobanya, bisa aja kita jadi salah satu penulis yang berpengaruh dan terkenal dimasa depan. Ayo jangan ragu dan mulailah menulis.
Salam sehat...

.jpeg)
Post a Comment for "Menulis"
Berikan komentar Anda dan bagikan ke teman" Anda!