Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Diri Sendiri adalah Kunci Segala-galanya


Aku sendiri sering berangan-angan bahwa suatu saat, ketika waktunya tiba, ketika semuanya beres, aku akan bahagia. Ketika menemukan pasangan hidup yang diidamkan, ketika telah mencapai financial freedom, ketika sehat, ketika mempunyai anak, ketika pensiun dan menikmati hasil dari perjuangan selama ini.

Tapi terkadang aku bertanya-tanya juga dalam keheningan malam yang dingin, sebenarnya apa yang aku peroleh tidak membuat bahagia, bila tak dibarengi dengan ucapan syukur dan cara pandang yang baik tentang bahagia itu sendiri. Aku pikir kuncinya adalah aku, mengapa mesti berhasil dulu baru aku bahagia, bukankah ketika menjalani prosesnya saja aku sudah bisa bahagia, iya itu tergantung padaku, mengapa mesti menunggu, aku lakukan aja sekarang.

Pertanyaan pentingnya, apakah aku tahu bagaimana membuat bahagia? Dengan pertanyaan ini, aku berusaha mengingat kapan terakhir kali berada di puncak kebahagiaan. Dalam keheningan aku merasakan detak jantung, bernapas dengan lega dan langsung terlintas dalam benakku, ini adalah suatu anugrah terindah dalam hidup ku, masih bisa merasakan apa yang ada dalam diriku dan juga di sekelilingku.

Bukankah juga suatu kebahagiaan, bila masih mampu untuk berjuang mencapai yang diinginkan? Aku pernah mendengar kata bijak, katanya begini " Semua orang ingin hidup di puncak gunung, tetapi semua kebahagiaan dan pertumbuhan terjadi saat kamu mendaki gunung itu" Andy Rooney

Dengan kata lain  jika kita masih mampu untuk berjuang itu salah satu sumber bahagia kita, artinya diri kita sendiri menjadi kunci atas hidup kita. Jadi dapat aku katakan, bila ada sesuatu dalam hidup kita yang tidak menggembirakan, dalam hubungan sosial, kesehatan, karir, sekarang buatlah keputusan tentang bagaimana mengadakan perubahan dengan segera.

Kamu dan aku dapat membuat hidup menjadi salah satu inspirasi, cukup dengan memiliki keberanian dan kesadaran sehingga apapun yang terjadi dapat dikendalikan, intinya sih diri sendiri adalah kunci segala-galanya. Walaupun tidak selalu dapat mengendalikan kejadian atau peristiwa dalam hidup, kita akan selalu dapat mengendalikan respon dan tindakan yang kita lakukan.

Satu hal tambahan terpenting yang juga kukatakan yaitu kita harus berkomitmen untuk selalu belajar dari kesalahan dan jangan merasa tertekan, jika tidak kita akan berbuat kesalahan serupa di kemudian hari. Jika kita sedang terpuruk, sedang jatuh, ingatlah bahwa tidak ada kegagalan dalam hidup, hanya sebuah hasil yang ada dan kita harus percaya pada diri kita mampu mencapai hasil itu.

Kalimat bijak dari sebuah film india yang saya tonton, sukses bukanlah sebuah tujuan melainkan sebuah perjalanan, tidak ada titik hanya koma.

Terima kasih


Post a Comment for "Diri Sendiri adalah Kunci Segala-galanya"