KESABARAN BERBUAH MANIS DI SAHAM IPO
Halo teman-teman blogger... gimana kabar kamu hari ini? Bagaimana perkembangan investasi kamu? apakah makin hari makin cuan atau makin hari makin sering cut loss, aku berharap semoga teman-teman tetap punya hari yang baik dan terus cuan yaaa....
Jadi, kali ini saya mau berbagi cerita nih, pengalaman dari seorang teman yang juga seorang yang mengenal dunia saham, kita sebut saja investor muda yaa, biar lebih enak, nah disini sebenarnya yang langsung ceritain atau sharing ya abg itu sendiri di aplikasi Stockbit, eits aku hampir lupa kenalin nama abg itu sama teman-teman, jadi nama abg itu Moh. Bayu Nurcahyo, dan ini dia kisah atau pengalaman dari bg Bayu.
Hari ini saya belajar dari pengalaman berharga saya, average down sebagai nyangkuters di saham IPO, $SWID yang IPO diharga 200.
Riwayat perjalanan saya :
1. Hari pertama IPO SWID, Kamis 07 Juli 2022. Harga terus naik sampai 270. Saya beli hari itu di pucuk 260.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak saat itu. Berharap cuan, malah boncos.
Saya masuk di SWID murni spekulasi saham IPO, karena fundamentalnya jelek menurut saya dan prospeknya (bidang properti dan hotel) masih berat di masa resesi ekonomi global sekarang, Pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya tuntas, dan saya beli masyarakat yang masih rendah.
SWID ditutup anjlok di 216. Hari kesatu porto saya : (-16,92%).
Top buyer : XC, CC, PD, XL, NI
Top seller : AN, MG, IN, MK, HD
Jumlah BLot retail < SLot bandar
Note :
Broker retail terbesar menurut saya : PD, YP, SQ, CC, XC, NI (silakan dikoreksi)
Saya cek Lot top buyer/ seller di orderbook ajaib (nett)
2. Hari kedua, Jumat 08 Juli. SWID ARB di 202. Porto saya : (-22,30%).
Top buyer : XC, CC, SQ, XL, LG
Top seller : NI, PD, GR, AO, YB
BLot > SLot
Retail terpecah XC, CC buy. NI, PD sell. Saya hanya menonton, no action. Menunggu bandar masuk.
3. Hari ketiga, Senin 11 Juli. SWID ARB di 188. Porto saya : (-27,69%).
Top buyer : XC, NI, YP, PD, XL
Top seller : GR, AF, MG, FZ, KK
BLot > SLot. Broker retail masih top buyer. Saya masih no action. Menunggu bandar masuk.
Baca Juga:
Cara Membuka Rekening Saham Online
4. Hari keempat, Selasa 12 Juli. SWID ARB di 175. Porto saya : (-32,69%).
Top buyer : XC, PD, YP, NI, SQ
Top seller : GR, AF, TP, MI, AZ
Broker retail masih top buyer.
Plan A saya telah gagal, dan harus buat Plan B. Minimal untuk keluar dari SWID dengan impas.
Saya mulai pelajari style AH - Shinhan Sekuritas saat menjadi underwriter (UW) saham IPO sebelumnya yaitu :
$CAMP, ARA 6 hari awal IPO
$INOV, ARA 2 hari awal IPO
$WGSH, ARA 4 hari awal IPO
$DADA, downtrend 11 hari awal IPO tgl 14-28 Feb 2020 (Gambar 1).
AH sebagai UW belum distribusi, bahkan 14-21 Feb, buy bertahap jumlah kecil (jumlah buy bisa diabaikan, tapi yang penting belum distribusi).
Hari ke-1 IPO DADA harga 102 ARA di 173 (69,60%).
Saat itu batasan ARA/ARB saham IPO hari ke-1 adalah, saham dengan harga IPO :
* Rp50-Rp200 ARA/ARB 70%
* Rp200-Rp5 ribu ARA/ARB 50%
* Di atas Rp5 ribu ARA/ARB 40%
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20181122113146-92-348348/saham-ipo-sering-melejit-bei-kaji-lagi-aturan-auto-rejection
Selisih penurunan harga closing DADA hari ke-1 (173) sampai harga terendah dalam fase downtrend sampai hari ke-11 (112) sebelum berbalik arah/ reversal, adalah :
173 - 112 = 61 (-35,26%)
5. Hari kelima, Rabu 13 Juli . SWID ARB di 163. Average down di 163, tapi jual esoknya di 163, karena ragu.
Porto saya : (-37,30%).
Top buyer : XC, PD, CC, GR, KK
Top seller : MG, LS, CP, SF, SH
Broker retail masih top buyer. Menunggu bandar masuk.
6. Hari keenam, Kamis 14 Juli. SWID ARB di 152. Mulai average down pertama di 152 ketika porto saya : (-41,53%)
Top buyer : EP, YP, KK, RO, DK
Top seller : XC, LG, BQ, XL, MG
Top buyer bukan broker retail,
7. Hari ketujuh, Jumat 15 Juli. SWID ARB di 142. Average down di 142
Top buyer : KK, CC, DH, MG, OD
Top seller : XC, XL, NI, LG, EP
Baca Juga:
Kisah Dari Sebuah Pertanyaan Seorang Gadis di Sebuah Forum Netizen US
8. Hari kedelapan, Senin 18 Juli. SWID ARB di 133. Average down di 133-134
Top buyer : YP, CC, GR, XC, BQ
Top seller : KK, PD, XL, MG, MK
9. Hari kesembilan, hari ini, Selasa 19 Juli. SWID ARA di 190 (+34,75%)
Saya jual semua Lot di 158 profit (10,49%) karena pasang auto order hari kemarin. Pagi tadi tidak sempat pantau karena kerja. Alhamdulillah. Meskipun tidak cuan maksimal di ARA, saya beruntung, modal saya cukup untuk average down sampai bisa keluar dari SWID tanpa cutloss, dan nominal profit jadi lumayan akibat investasi saya di SWID membengkak karena ngejar average down dari 260 sampai 133 (Gambar 2).
Top buyer : PD, YP, MG, DR, YB
Top seller : CC, AH, GR, XC, NI
BLot > SLot. AH Shinhan sebagai UW baru mulai distribusi hari ini. Setelah harga mantul.
Kesimpulan :
* Pergerakan SWID akan mirip DADA, downtrend dulu dan akan mantul/ naik selama AH (Shinhan) sebagai UW belum distribusi.
* Jumlah saham IPO SWID sedikit, hanya 6,31%. Berpotensi mudah dinaikkan bandar, setelah banyak retail cutloss.
* Jika mengacu IPO DADA, yang berbalik arah downtrend menjadi naik/ mantul, setelah minus 35% dari harga closing hari ke-1, maka kemungkinan SWID mantul di sekitar :
216 minus 30% sd 40%, atau di rentang 152 sd 130.
Untuk pengaman, saya siapkan budget average down sampai minus 45%, itu batas maksimal yang saya mampu. Karena perhitungan saya, minus 45% sudah dalam, apalagi UW nya belum distribusi. Hanya soal waktu, untuk naik.
Poin-poin yang saya cermati, setelah menemukan kemiripan pola DADA yang kemungkinan akan terjadi pada SWID, saya pantau :
* Volume Lot broker summary nett SWID di ajaib. Memastikan AH belum distribusi, dan menunggu sampai broker retail tidak menjadi top buyer. Alasannya, jika top buyer masih broker retail, berarti bandar belum masuk
Broker retail terbesar : PD, YP, SQ, CC, XC, NI
Note : untuk YP, record nya selain sebagai broker retail, juga bisa sebagai broker bandar.
* Indikator candlestick di SB (Gambar 3), terutama pantau :
- Candlestick downtrend disertai volume transaksi yang menurun. Menandakan tekanan jual melemah, berpotensi balik arah/ naik.
- Munculnya inverted hammer setelah ARB berhari-hari, tanda mulai ada tarikan ke atas, Tampak mulai hari Kamis Jumat (14-15 Juli).
- Volume bandar hanya pelengkap.
* Saya atur money management untuk bisa average down dg selisih di bawah 6%. Pertimbangannya, jika mantul bisa lebih dari 5%. Sehingga peluang keluar dari SWID dengan impas atau profit bisa terjaga.
Tidak harus setiap ARB, saya average down, supaya budget cukup.
Saya fokus mulai average down setelah nett top buyer broker summary di ajaib tidak di dominasi broker retail (PD, YP, SQ, CC, XC). Pertanda bandar mulai masuk.
Sekarang tinggal 1 Lot buat kenangan 😁 (Gambar 4)
Just sharing. Semoga bermanfaat. Barokallah
Nah itu dia tadi kisah atau pengalaman dari bg Bayu teman-teman, dimana kesabaran berbuah manis di saham IPO, jadi kita bisa belajar juga seperti abg Bayu, gimana kita bisa menahan kesabaran kita supaya nantinya kita bisa memperoleh hasil yang kita inginkan.
Investor paling sukses pernah mengatakan:
Sukses dalam berinvestasi tidak berhubungan dengan IQ, yang Anda butuhkan adalah temperamen untuk mengendalikan dorongan yang membuat orang lain kesulitan dalam berinvestasi. – Warren Buffett
Artinya yang kita butuhkan dalam berinvestasi adalah mental yang baik, kesabaran dan fokus pada pengetahuan yang telah dipahami oleh diri sendiri, bukan berdasarkan apa yang dikatakan oleh orang lain. Jadi, intinya semoga apa yang aku sampaikan disini dan juga pengalaman dari teman kita, bisa bermanfaat untuk kita semua yang menggeluti dunia saham, salam cuan terus...
Disclaimer : tulisan ini bukan perintah beli atau jual terhadap salah satu saham dan penulis bukan seorang pakar atau penasihat keuangan. Resiko kerugian atas jual dan beli menjadi tanggung jawab pribadi.

.jpeg)
.jpeg)

Post a Comment for "KESABARAN BERBUAH MANIS DI SAHAM IPO"
Berikan komentar Anda dan bagikan ke teman" Anda!