Kejenuhan Berpikir
Aduh...lama tak mengulas pikiran dalam bentuk tulisan akibat kejenuhan berpikir, padahal aku pernah bilang dalam artikelku beberapa bulan yang lalu, tentang kegembiraan hidup. Apakah itu sebuah pesta? Sebotol bir? Petikan gitar? Semangkok bakso? Sebait Puisi? Selembar Ijazah? Uang banyak? Rumah mewah? Sebuah mobil? Isteri yang baik? Pacar manis dan setia? Itu sebenarnya tergantung dari bagaimana kita menjalani perubahan dari kesedihan menjadi kesenangan/kegembiraan, dengan menemukan sejumlah cara mengubah pola pikir. Tentunya pola pikir yang baik, gimana strateginya? atau apa yang bisa dilakukan?
Aku bilang waktu itu cobalah bernyanyi dengan musik kesukaanmu... hiburlah dirimu dengan alat musik kesukaanmu... baca buku yang paling menarik buat kamu... tertawalah di gedung bioskop atau pertunjukan yang menarik... berenanglah beberapa putaran... makanlah bersama dengan keluarga atau sohib terbaikmu... berdansalah... berendam di air hangat juga boleh... olahraga pagi... berkeliling desa atau kota dengan sepedamu... bangkitlah dengan 5 gagasan baru...ajak kenalan baru/temukanlah orang yang belum di kenal... tulislah jurnal...atau peluk dan ciumlah kekasihmu.
Namun... ternyata melakukannya tak semudah mengatakannya, buktinya yaa kejenuhan berpikir saat ini, mungkin galau yaa atau kadang aku bingung juga bagaimana mengekspresikan kondisi saat ini, ya mungkin dengan menulis beberapa kalimat dalam artikel ini bisa mengurangi kejenuhan yang aku alami saat ini.
Mungkin teman-teman masih bingung yaa, kejenuhan berpikir yang aku maksud, ya gini sih mungkin bukan hanya aku aja yang pernah dalam situasi atau kondisi saat ini, mungkin teman-teman juga pernah, mau ngelakuin apa kaya malas aja bawaannya, kaya terasa hampa aja gitu loh, tapi untuk saat ini aku mencoba untuk tetap kembali keluar dari liang lahat dari kejenuhan ini dengan mencoba hal-hal yang membuat aku akan merasa gembira. Aku beberapa hari ini mencoba menenangkan diri dengan menonton film, dan memang terasa lebih enak sih, tapikan kalo nonton tiap hari cukup menghabiskan waktu yang berharga juga, mau baca buku tapi agak berat juga.
Tapi terkadang aku bertanya-tanya juga dalam keheningan malam yang dingin, sebenarnya apa yang aku peroleh tidak membuat bahagia, bila tak dibarengi dengan ucapan syukur dan cara pandang yang baik tentang bahagia itu sendiri. Aku pikir kuncinya adalah aku, mengapa mesti berhasil dulu baru aku bahagia, bukankah ketika menjalani prosesnya saja aku sudah bisa bahagia, iya itu tergantung padaku, mengapa mesti menunggu, aku lakukan aja sekarang, dengan mencoba untuk tak jenuh dalam berpikir atau mengeluarkan inspirasi-inspirasi baru. Mungkin dengan begitu hari-hariku akan lebih berwarna.
Sesungguhnya bagaimana bisa dapat menghasilkan karya terbaik bila jenuh, bagaimana bisa mengeluarkan pikiran kritis positif bila jenuh akan hal itu, ya moga saja esok hari kejenuhan ini akan sirna ditelan kebiasaan baik yang bisa menyenangkan hati dan pikiran, baik dengan orang-orang yang ada didekatku.
Salam hangat dari aku buat teman-teman yang masih mau membaca artikel dalam blogku, semoga harimu akan selalu menyenangkan dan jauh akan kejenuhan yang menyiksa.

Post a Comment for "Kejenuhan Berpikir"
Berikan komentar Anda dan bagikan ke teman" Anda!