Pada hari yang lain, Plato bertanya pada Gurunya Socrates tentang makna Pernikahan
Socrates pun menjawab:
Pergilah melewati taman, petiklah bunga yang paling cantik, tapi ingat satu hal, setelah kamu lewati kamu tidak boleh kembali dan kesempatanmu hanya sekali.
Plato pun akhirnya pergi melakukan apa yang diminta, dia kembali membawa bunga yang cukup cantik.
Lalu dia berkata pada gurunya; Aku melihat bunga ini, lalu memetiknya dan meyakini ini adalah bunga yang paling cantik.
Dalam perjalanan di taman aku melihat sangat banyak bunga yang cantik, namun aku tetap yakin bunga yang aku petik adalah yang paling cantik. Dan aku pun membawanya kemari.
dan Socrates pun berkata; Itulah kebahagiaan.
Engkau merasa bahagia karena engkau puas dengan apa yang engkau miliki. Engkau tidak mengharap-harap apa yang engkau tidak miliki. Engkau bersyukur memiliki pasangan hidup dengan segala kelebihan dan kekurangannya. engkau menikmati hidup bersama pasanganmu, belahan jiwamu, kekasih hatimu.
Wop sangat jelas sekali, makna yang sangat luar biasa dari ungkapan sang Guru (Socrates), ini tentu memberi kita pedoman hidup terutama jika ingin melangsungkan pernikahan dan komitmen untuk mempertahankan hubungan pernikahan tersebut sampai akhir hayat.
Sumber : kitabuku.id
rovylicious.com

Post a Comment for "Pada hari yang lain, Plato bertanya pada Gurunya Socrates tentang makna Pernikahan"
Berikan komentar Anda dan bagikan ke teman" Anda!