Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pentingnya Tujuan



Banyak buku mengatakan "Semua orang sukses secara sadar atau tidak menggunakan resep sukses yang sama". Jelas kalimat ini selalu menghantui kita yang juga ingin merasakan apa yang dinamakan sukses itu. Dalam meraih sukses, terkadang pikiran sering menentukan konsekuensinya terlebih dahulu. Padahal kita ketahui, Lebah madu tidak pernah merundingkan bagaimana membantu penyerbukan bunga? Lebah Madu hanya secara tidak sadar mengumpulkan serbuk sari di kaki, terbang ke bunga lain, dan hal itu ternyata membantu penyerbukan yang menghasilkan pemandangan bukit yang indah penuh dengan warna-warni bunga.

Jadi kadang saya berpikir, kenapa terlalu fokus pada akibat atau konsekuensi atas apa yang akan dilakukan. Bukankah dalam mencapai tujuan, mungkin bisa disebabkan kebajikan tindakan kepada orang lain tanpa disadari. Bahkan dalam kehidupan sehari-hari ketidakpuasan atas apa yang dicapai atau diterima sering kali terjadi. Berapa kali kita mendengar ungkapan "Cuma sebegini saja?". Hal itu membuktikan bahwa ucapan syukur atau rasa syukur dalam diri kita terkadang redup bahkan bisa menjadi padam. Bukankah kita tahu cerita Astronot Apollo, yang meluangkan hampir seluruh hidupnya untuk latihan mendarat di bulan, dan ia sangat gembira terhadap kesuksesan mendarat di bulan. Namun, ketika kembali ke bumi, mereka sangat kecewa. Apa yang kurang? Apa tujuan lebih mulia daripada mendarat di bulan untuk menjelajahi ruang angkasa? Mungkin jawabannya bisa ditemukan secara absurb di ruang paling dalam di lubuk hati dan pikiran.

Kita sadar memerlukan emosi dan semangat hidup. Inilah santapan jiwa raga. Secara sadar dengan jelasnya suatu tujuan hidup kita membuat hidup ini menjadi lebih terasa penting. George Burns pelawak kondang, menyadari pentingnya mempunyai tujuan. Perhatikan filosofi hidupnya, "Anda harus mempunyai sesuatu yang dapat diperoleh di luar tempat tidur. Tidak ada sesuatu yang dapat dilakukan di tempat tidur. Hal yang paling penting adalah arah yang anda tuju".

Tapi bagi kita, kegigihan sangat penting, bahkan lebih penting dari pada bakat, sebagai sumber yang paling berharga dalam membentuk kualitas hidup. Ada yang nge fans sama Ronaldo? Cuma mau bilang Messi Lebih baik, wkwk hahaha, poinnya bukan disitu tapi yang saya lihat, dengan kegigihan Ronaldo, dia bisa mencapai prestasi yang luar biasa di dunia sepak bola, sungguh pencapaian yang sangat luar biasa, fantastis, kegigihan tiada tara. Itulah bukti bahwa kegigihan itu sangat penting.

Namun dalam mengejar sesuatu yang kita impikan atau bahkan ketika melihat kegagalan di masa lalu, apa hikmah yang dapat di petik? Jika usaha pertama, kedua bahkan ketiga menggapai tujuan tampak sia-sia, haruskah kita manuver dan mengerjakan yang lain? Tentu tidak! Pagi ini saya hanya mau mengatakan: pikirkanlah sesuatu yang Anda nikmati atau alami sekarang yang dulu telah ditentukan sebagai tujuan atau mimpi. Kalo sudah tercapai syukuri dan kalo belum tetap semangat. Memang banyak rintangan, tetapi itulah romantika hidup. Ketika Anda menggapai tujuan dan menemukan rintangan, ingatlah bahwa Anda telah berkomitmen untuk menentukan tujuan sebelumnya sehingga harus berhasil! Pantang menyerah! Kalo bisa hapus kata menyerah dari kamus Anda, wkwk.

Semangat hidup sungguh tak tertandingi. Kemauan untuk menang, kemauan untuk sukses, membentuk hidup bahagia, dapat diasah hanya ketika kita menentukan apa yang kita inginkan dan diyakini tidak ada tantangan, masalah dan rintangan. Kalopun ada, itu hanyalah panggilan untuk memperteguh kita untuk menggapai tujuan dengan gemilang.

Kalimat penutup saya kutip dari Ralph Waldo Emerson "Setiap momen yang hebat dan mengesankan di dunia ini merupakan keberhasilan atas sikap yang membara"

Oke, selamat beraktivitas semoga hari ini lebih baik dari hari kemarin.

Post a Comment for "Pentingnya Tujuan"