Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Review Novel Negeri Para Bedebah



Di Negeri Para Bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.

Di Negeri Para Bedebah, serigala berbulu domba berkeliaran di halaman rumah.

Tetapi setidaknya, Kawan, di Negeri Para Bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berhianat.

"Negeri Para Bedebah" ialah sebuah novel karya Tere Liye dengan tema yang cukup menarik dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi dan politik. Ceritanya memberikan cerminan realitas ekonomi dan politik pada bangsa ini, dimana dipenuhi para "Bedebah" dengan segala kepentingannya sehingga menghalalkan segala cara demi mencapai nafsu dan ambisi terhadap kekuasaan dan uang, simplenya sih Harta dan Tahta.

Singkatnya novel ini bercerita tentang seorang yang bernama Thomas, panggilannya Tommi, I like Tommy (teringat bintang film hollywood Tom Cruise yang biasa kusebut Tommy). Ia merupakan seorang pria, benar-benar jadi pria di dalam cerita novel ini, pria yang bekerja menjadi konsultan keuangan terkenal yang banyak diburu oleh media karena keahlian dan kemampuannya dalam menganalisis segala macam persoalan ekonomi baik nasional maupun internasional.

Tommi mempunyai relasi yang sangat luas, karena selain bekerja sebagai konsultan keuangan para pebisnis sukses, ia juga bergabung dengan klub petarung yang anggotanya dari bebrbagai macam profesi. Disini nih yang saya suka, ini novel kedua yang saya baca setelah Novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu yang juga karya dari Tere Liye. Dimana tokohnya selalu jago dalam dunia pertarungan, layaknya sebuah film action hollywood.

Disisi lain diceritakan bahwa ada suatu bank yang bernama Bank Semesta yang terancam pailit dan pimpinan dari bank tersebut menjadi buronan polisi dan sialnya pimpinan bank tersebut adalah Om dari Tommi sendiri, namanya Liem, Tommi biasa memanggilnya Om Liem. Tommi dulunya punya dendam masa lalu terhadap Om Liem, tapi karena Om Liem di buru polisi dan akan dijebloskan ke penjara, mau tidak mau Tommi akhirnya membantu Om nya.

Dengan berbagai strategi upaya cerdik yang dimilikinya, Tommi alias Thomas akhirnya berhasil menyelamatkan bank tersebut walaupun dalam usahanya banyak sekali menghadapi rintangan dan halangan terutama dari para "Bedebah" negeri dengan kebengisannya masing-masing.

Novel ini terbilang memiliki kelebihan yang cukup kompleks nama cara penulis dalam menyajikannya secara sederhana dan mudah untuk dipahami. Drama fiksi yang amat menarik, ini Novel kedua yang saya baca, yang sebelumnya itu "Rembulan Tenggelam Di Atas Wajahmu" bila saya bandingkan secara pribadi saya lebih suka yang pertama dan lebih gampang untuk dicerna eh sebenarnya gampang juga dicerna namun karena topiknya atau tema yang diangkat cukup berat yaitu ekonomi dan politik.

Jelas penulis sangat mengetahui bidang ekonomi karena sangat ketara dari cara dia bercerita juga ada istilah-istilah yang memang kerap lahir dalam akademis. Konflik yang kerap terjadi membuat rasa penasaran dalam novel ini menjadi lebih penasaran dan kita menanti-nantikan apa yang akan terjadi selanjutnya. Namun disisi lain dengan adanya istilah-istilah akademis tadi, membuat kita terkadang berhenti membaca karena perlu pemahaman kata dengan membuka google atau kamus. Suasana cerita novel ini mencerminkan seperti yang terjadi di kehidupan nyata.

Saya suka Novel ini karena secara tersirat juga disampaikan pentingnya untuk selalu mengingat pesan orangtua, khususnya ibu dimana dalam novel katanya begini "Dan itulah gunanya pesan Ibu" Sebuah kalimat syukur menurut saya ketika Opa Tommi selamat dari ritual dukun mata Picak.

Dari cerita ini memang kita dibuat bertanya-tanya apakah benar adanya? Apakah lingkaran setan, atau biasa kita sebut serigala berbulu domba dalam dunia ekonomi politik memang se-menakutkan itu? Apakah ada kisah nyata di negara ini seperti dalam Novel ini???

Tentu, terlepas seperti apa kehidupan politik ekonomi di atas sana atau sama tidak dengan gambaran cerita dari Novel Tere liye ini, kita perlu menggaris bawahi kenyataan bahwa ini tetap sebuah cerita fiksi. Jadi menurut saya apabila ceritanya mampu membuat kita menjadi begitu tertarik dengan topiknya, hingga mencoba merefleksikannya maka artinya Novel ini berhasil atau sukses membuat para pembacanya masuk dalam dongeng realistik si Tere Liye ini. Di akhir cerita memang nampak ada yang gantung dari cerita ini, mungkin penulis akan melanjutkan ceritanya di Novel selanjutnya.

Tapi jujur yaa, setiap tulisannya memiliki makna yang sangat berarti, meskipun itu kisah romansa, kisah keluarga, kisah fantasi dan juga kisah aksi dalam novel Negeri Para Bedebah ini. Jadi intinya, Tere Liye senantiasa memberikan amanat yang baik pada setiap karyanya.

Terima kasih.

Post a Comment for "Review Novel Negeri Para Bedebah"